KECERDASAN
EMOSIONAL
SEBAGAI
HASIL BELAJAR
PENDAHULUAN
Dalam perkembangan ini semakin banyak
tulisan bahwa pentingnya kecerdasan emosional dalam mewujudkan keberhasilan
atau sukses seseorang.Dahulu banyak orang yang memandang kecerdasan emosional(IQ)
sangat penting untuk menentukan keberhasilan seseorang semakin tetapi, sekarang
bergeser pada pandangan yang melihat bahwa bukan hanya kecerdasan
emosional(IQ)melainkan kecerdasan lain juga tidak kalah penting unutk
menentukan keberhasilan seseorang.
Dengan mengkaji kecerdasan emosional
,diharapkan memiliki pemahaman tentang proses pembelajaran,dan untuk
terwujudnya hasil belajar diharapkan.Pembelajaran sekarang tidak lagi berupa
pengetahuan pelajaran atau materi yang diberikan kepada siswa.Pembelajaran
memiliki arti luas,harus menjadi tempat untuk menumbuh kembangkan
potensi-potensi siswa untuk menuju perubahan yang lebih baik.Diharapkan guru
bisa mengembangkan dimensi-dimensi emosional pada siswa agar mampu menghadapi
persoalan,bersemangat,ulet,tekun,bertanggung jawab dan mampu menjalin
komunikasi sehat antara indivu dan kelompok.
- Pengertian Kecerdasan Emosional
Menurut Daniel Goleman kcerdasan emosional pertama,kecerdasan emosi tidak hanya
“bersikap ramah”melainkan bersikap tegas dalam mengungkapkan kebenaran yang
selama ini dihindari.Kedua,kecerdasan
emosional bukan berarti memberikan kebebasan perasaan untuk berkuasa melainkan
mengelola perasaan sedemikian rupa sehingga terekspresikan secara tepat dan
efektif ,yang memungkinkan bisa bekerjasama dengan baik dan lancer,Tingkat
kecerdasaan emosional tidak terikat dengan factor genetis ,tidak juga
berkembang pada masa anak-anak.
Salovey dan Meyer mula-mula mendefinisikan
kecerdasaan emosional sebagai “himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang
melibatkan kemampuan memantau perasaan dan emosi pada diri sendiri atau orang
lain.Pendapat keduanya member isyarat bahwa keterampilan EQ bukanlah lawan dari
ketermapilan IQ namun keduanya berinteraksi secara dinamis baik pada tingkatan
konseptual maupun empiric.Dengan kecerdasan emosional adalah hasil dari
aktivitas individu dalam melatih fungsi-fungsi emosional diri sendiri atau orang lain sehingga merupakan hasil
belajar
- Ciri-ciri Kecerdasa Emosional
Pada tahun terakhir ini
para ahli sepakat dengan Gardner bahwa konsep-konsep lama tentang IQ hanya
berkisar di kecakapan linguitik dan matematika.Bahkan kini terbukti bahwa
kecerdasan emosi memiliki peran jauh lebih signifikan
disbanding kecerdasan intelektual(IQ) ,Seseorang yang memiliki kecerdasan
intelektual tinggi,terpuruk di tengah-tengah persaingan.Sebaliknya seseorang
yang memiliki kecerdasan intelektual biasa-biasa saja ,justru sukses di dalam
usahanya ,menjadi bintang-bintang kinerja dan pemimpin di berbagai
kelompok.Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa kecerdasan antar pribadi yang
lebih menekankan pada pemahaman tentang perasaan,dan mengakui betapa pentingnya
kemampuan emosional dan kemampuan komunikasi dalam hiruk pikuk kehidupan.
Beberapa cirri-ciri kecerdasaan emosional yang terdapat pada diri seseorang
berupa:
a) Kemampuan memotivasi diri sendiri merupakan
kemampuan internal pada diri seseorang berupa kekuatan menjadi suatu energy
yang mendorong seseorang untuk mampu menggerakkan potensi-potensi fisik dan
psikologi atau mental dalam melakukan aktivitas tertentu sehingga mampu
mencapai keberhasilan yang diharapkan.
b) Kemampuan mengahadapi masalah
merupakan kemampuan untuk mendorong anak memiliki daya tahan yang lebih tinggi
bilamana suatu saat ia dihadapkan pada persoalan-persoalan yang lebih kompleks
dan rumit yang mungkin bisa mengakibatkan dirinya menjadi frustasi.
c) Kemampuan mengadakan hubungan antar
pribadi .Kemampuan ini perlu ditumbuh kembangkan pada
setiap anak dalam hal keterampilan sosial suapay mereka secara dini bisa
diterima dan tidak dikucilkan oleh orang lain dan memilki kepekaan sosial yang
tinggi terhadap orang lain.
d) Kemampuan menjaga suasana hati dan
menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berfikir,berempati,dan
berdo’a .Kemapuan ini terkait dengan kemapuan mengatasi
masalah,karena seseorang yang telah mampu mengatasi masalah-masalah yang
dihadapi yang lebih dewasa dalam menghadapi persoalan-persoalan yang lebih
berat.
- Emosi dan Kegunaaanya
Kecerdasan emosi
merupakan bagian dari aspek kejiwaan seseorang yang paling mendalam,dan
merupakan suatu kekuatan,karena dengan adanya emosi itu manusia dapat
menunjukkan keberadaanya dalam masalah-masalah manusiawi.Karena emosi merupakan
suatu kekuatan yang dapat mengalahkan nalar,maka harus ada upaya untuk mengendalikan,mengatasi,dan
mendisiplinkan kehidupan emosioanal,dengan memberlakukan aturan-aturan guna
mengurangi ekses-ekses gejolak emosi yang tidak bisa dikendalikan sering kali
mengalahkan nalar.Keseimbangan antara akal dan emosi menyesuaikan kepala dan
hati,dan bilamana keseimbangan ini goyah akan terjadi perseteruan nalar dan
perasaan.Dalam hal ini bagaimana seseorang bisa memahami penggunaan emosi
secara cerdas sehinga dapat menjalankan aktivitas kehidupannya dengan lebih
baik dalam suatu keseimbangan.
- Kecakapan –kecakapan Emosional
Kecakapan-kecakapan
emosional perlu dikembangkan karena kekurangan baru berupa buta emosi
memberikan kecemasan terbesar.Tanda-tanda kekurangan perhatian terhadap aspek
terlihat dari banyaknya peristiwa-peristiwa kekerasan di kalangan
siswa,meningkatnya kekacauan masa remaja dan beberapa ekses prilaku negative
lainnya.Penyebab paling lazim darin berbagai peristiwa adalah terutama pada anak-anak adalah
penyakit mental,utamanya berupa gejala-gejala depresi.Tinjauan baru terhadap
penyebab depresi pada kaum muda menunjukkan dengan jelas adanya cacat dalam dua
bidang ketrampilan emosional yaitu keterampilan membina hubungan dan cara
menafsirkan kegagalan hidup secara pesimistik tampaknya memperbesar rasa tak
berdaya dan putus asa. Beberapa pendapat menunjukkan cara menurunkan depresi
pada anak dapat dilakukan dengan mengajarkan cara melihat dan memahami
kesulitan itu sendiri,melatih untuk terampil menjalin persahabatan,bergaul
lebih baik dengan orang tua,dan melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan sosial
yang diminati.
- Penerapan Kecerdasan Emosional
Dalam Proses
pembelajaran,penerapan kecerdasan emosional dapat dilakukan secara luas dalam
berbagai sesi,aktivitas dan bentuk-bentuk spesifik pembelajaran.Pemahaman guru
terhadap cara penerapan kecerdasan emosional merupakan bagian penting dalam
rangka membantu mewujudkan potensi-potensi anak secara optimal. Berikut upaya
mengembangakn kecerdasan emosional.
1)
Mengembangkan Empati dan Kepedulian
Beberapa
cara yang diperlu dilatih kepada anak untuk mengembangkan sikap empati dan
kepedulian
a) Memeperketat
tuntutan pada anak mengenai sikap peduli dan tanggung jawab
b) Mengajarkan
dan melatih anak mempraktekan perbuatan-perbuatan baik
c) Melibatkan
anak di dalam kegiatan-kegiatan layanan masyarakat
2)
Mengajarkan Kejujuran dan Integritas
Beberapa
hal penting yang dapat dilakukan guru atau orang tua dalam emnumbuhkan
kejujuran anak,antara lain:
a) Usahakan
agar pentingnya kejujuran terus menjadi topic perbincangan dalam rumah
tangga,kelas,dan sekolah.
b) Membangun
kepercayaan anak dapat dilakukan baik dengan menyampaikan cerita-cerita yang
bertemakan saling kepercayaan atau melalui berbagai bentuk permainan.
c) Menghormati
privasi anak berarti memberikan ruang yang berarti bagi tumbuhnya rasa percaya
pada anak dan penghargaan pada anak.
3)
Mengajarkan Memecahkan Masalah
Hal
yang sangat penting yang harus diketahui para pendidik adalah kemapuan
memecahkan masalah merupakan bagian yang menyatu dengan proses pertumbuhan.Pertumbuhan
intelektual dan emosionalanak didorong oleh proses pemecahan
masalah.Lngkah-langkah pemecahan masalah sangat tepat diterapkan,yaitu:
a) Mengidentifikasi
masalah
b) Memikirkan
alternative pemecahan
c) Membandingkan
alternative-alternatif pemecahan yang mungkin akan dipilih
d) Menetukan
pemecahan yang terbaik
SIMPULAN
Hasil belajar yang
diharapkan dicapai oleh anak adalah terjadinya perubahan perilaku
holistic.Keberhasilan belajar ternyata lebih ditentukan oleh factor-faktor
emosi,antara lain:daya tahan,keuletan,ketelitian,disiplin,rasa tanggung
jawab,kemampuan menjalin kerjasama,motivasi yang tinggi serta beberapa dimensi
emosional lainnya.Sebagian besar ahli yang mengkaji aspek-aspek emosi
menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional merupakan hasil dari proses
belajar.meskipun beberapa diantaranya ada yang berpendapat bahwa hal itu
dipengaruhi oleh factor bawaan.Penerapan kecerdasan emosioanl dapat dilakukan
secara luas dalam berbagai sesi,aktivitas,dan bentuk-bentuk spesifik
pembelajaran.Karena itu begitu pentingnya guru mengkaji aspek-aspek berkaitan
dengan emosi bagaimana melatih dimensi-dimensi emosi melalui proses
pembelajaran sehingga diharapkan bisa meningkatkan potensi-potensi anak secara
optimal.
DAFTAR
PUSTAKA
Aunurrahman. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta:
Alfabeta
DimyatidanMujiono .(1994). Belajara dan Pembelajaran.
Jakarta: Proyek Pembinaan dan Peningktan Mutu Tenaga Dikti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar